Jumat, 10 September 2010 / 1 Syawwal 1431 H
menu
agenda
download
webmail
Potensi Daerah

Pertambangan

Pertambangan

Berada di jajaran lereng Bukit Barisan, Kabupaten Solok Selatan juga mulai merambah sektor ini. Selain...
Peluang Investasi

Komoditi Manggis

Komoditi Manggis

Perkebunan

Manggis adalah tanaman yang tumbuh didaerah tropis yang dilalui oleh garis khatulistiwa.  Pada...
Banner 250px

Artikel

"Maantaan Pabukoan" Yang Lekang di Minangkabau

Oleh: Laila Cahyani dan Frislidia
Senin, 28 Juni 2010 | 21:08:00 WIB

Indak 'ado kayu, janjang dikapiang' (tidak ada kayu, tangga pun di patah juga untuk jadi kayu bakar,red). Artinya satu tekad untuk tetap mengupayakan merealisasikan apa saja keinginan yang hendak dicapai.

Ungkapan tersebut, merupakan satu bentuk ketegasan masyarakat Minangkabau di Propinsi Sumbar guna merealisasikan keinginannya tersebut.

Pepatah ini pula mengibaratkan tingginya rasa solidaritas masyarakat Minangkabau terhadap keluarga, karib kerabat dan mertuanya,

Bagi seorang anak atau menantu (perempuan) 'Maantaan Pabukoan" atau "mengantar Pabukoan pada sang mertua di Ranah Minang, Propinsi Sumbar terus dilestarikan, satu bentuk kekuatan silaturrahmi sekaligus penghormatan sang menantu pada ibu dan bapak mertuanya.

Maantaan pabukoan, biasanya dilakukan oleh masyarakat Minangkabau pada puasa hari minggu kedua Ramadhan dan tiap tahun tradisi ini terus abadi.

Dona (28) yang juga ibu rumah tangga itu mengatakan, tradisi maantaan pabukoan itu telah dilakukannya sejak tiga tahun ia menikah dengan suaminya.

"Jika seorang menantu tidak "maantaan pabukoaan", merupakan suatu aib karena ini menunjukan tidak adanya rasa santun dan persaudaraan lagi di antara anak dan menantu," katanya.

Mirisnya, ketika masyarakat mengetahui kondisi demikian, maka sang menantu dikira sebagai menantu yang tidak beradat.

Di Minangkabau, tradisi 'maantaan pabukoan' sekaligus menjadi satu cara untuk menjaga silaturahmi di antara mereka tetap utuh dan keluarganya tetap menjadi keluarga yang saling harga menghargai dan santun.

"Bagi kami 'maantaan pabukoan' dimasak sendiri dan akan lebih baik diantar pada hari Kamis atau Minggu pada minggu kedua Ramadhan atau pertengahan Rhamadhan," katanya.

Biasanya sajian 'maantaan pabukoan' itu dibawa dengan rantang atau panci bertingkat empat, berisi macam-macam jenis masakan dan makanan-makanan tradisional yang nantinya bisa dimakan untuk berbuka dan waktu sahur oleh keluarga mertua.

"Maantaan Pabukoan", sudah mentradisi di kalangan menantu sejak nenek kami dahulu," tambahnya.

Namun sebagian menantu yang berprofesi sebagai wanita karir, justru menyediakan isi 'maantaan pabukoan' dengan makanan tradisional serba dibeli.

"Maklum..... saya kan bekerja dari pagi hingga sore, sebagai PNS tentu sibuk sekali dan waktu banyak tersita di kantor sehingga lebih memilih membeli makanan siap saji. Pada pasar Pabukoan, semuanya tersedia," kata Iis (43).

Isi rantang untuk maantaan pabukoaan adalah mulai dari gulai berbahan ikan atau daging dan telur, goreng-gorengan berbahan ikan, daging dan telur, dilengkapi dengan perkedel yakni kentang isi daging, serta kue-kue tradisional seperti lupis, onde-onde, kolak, dan lepat berbahan ubi, pulut/ketan dan pisang. *

Share on:

Artikel lainnya

Komentar

Kirim Komentar

  kode:
Flash Player dibutuhkan untuk memutar video.
Pariwisata

RUMAH GADANG 21 RUANG

RUMAH GADANG 21 RUANG

Wisata Budaya

Rumah Gadang ini merupakan Rumah Gadang yang terpanjang di Kabupaten Solok...

RUMAH GADANG TUANKU RAJO DI SAMBAH

Wisata Budaya

Menurut Silsilah, Tuanku Rajo Di Sambah adalah Raja dari 4 Raja di Alam Surambi...

RUMAH GADANG RUMAH GADANG USTANO RAJO BALUN

Wisata Budaya

Rumah Gadang ini dulunya menjadi pusat Pemerintahan Kerajaan Alam Surambi...
artikel

Natasril, Pencipta Alat Tambal Ban dengan Listrik

oleh: Joko Nugroho

Natasril, Pencipta Alat Tambal Ban dengan Listrik Terinspirasi Harga Minyak yang MahalInovasi dan kreasi tak selalu tercipta oleh generasi muda dan...
kalender
MSSRKJS
   1234
567891011
12131415161718
19202122232425
2627282930  
link
Kurs Jual Beli
 USD
9150.00 
9000.00 
 SGD
6557.10 
6427.10 
 HKD
1176.40 
1155.10 
 CHF
8467.30 
8306.30 
 GBP
13754.25 
13475.25 
 AUD
7822.80 
7657.80 
 JPY
103.75 
101.12 
 SEK
1182.65 
1153.35 
 DKK
1512.40 
1471.70 
 CAD
8734.90 
8547.90 
 EUR
11194.80 
10984.80 
 SAR
2449.15 
2390.15 
 NZD
6363.00 
6204.00 
 CNY
1350.50 
1326.10 
sumber: BCA
Land Minangkabau
Banner 300px