^ Ke Atas
 
HEADLINE:
2017-07-21 12:16:09 - SMAN 5 Solsel Merintis Kelas Jauh di Sungai Kalu <0> 2017-07-21 12:14:16 - Tiga Kabupaten Pertanyakan Jalan Nasional Lubuk Selasih-Kerinci Ke Pusat <0> 2017-07-21 12:12:46 - Tiga Unit PLTA Bakal Dibangun di Solok Selatan <0> 2017-07-21 12:11:46 - Perdalam Sejarah, Uda Uni Solok Selatan 2017 Belajar ke Puti <0> 2017-07-21 12:10:51 - Belajar Dari Poskamling Sungai Aro Aie Angek, Poskamling Terbaik Se-Sumatera Barat <0>
 

BERITA FOTO

2017-07-19 : GEOPARK RANAH MINANG

GEOPARK RANAH MINANG GOA BATU KAPAL-SOLOK SELATAN

Anda berada di: Depan > Post
Nagari Pasir Talang Barat Berprestasi
Diposting pada: Juma't, 29/04/2016 | Hits : 663 | Kategori: SKPD
 

Nagari Pasir Talang Barat, Kecamatan Sungai Pagu, Solok Selatan (Solsel) terpilih mewakili kecamatan sebagai nagari berprestasi tingkat kabupaten. Salah satu indikator tersebut adalah karena merupakan nagari yang peduli lingkungan dan nagari bersih.

“Sebelum tam­­­pil dalam lom­­ba nagari ber­prestasi di tingkat ka­bu­paten, hari ini, Jumat, (29/4) tim keca­matan ber­sa­ma pe­me­rin­tahan nagari akan me­nga­dakan gotong-royong di ma­sing-masing jo­­­rong,”kata Wa­li­nagari Pasir Talang Barat, Ok­ta Fitri kepada Haluan, (28/4).

Menurutnya, goro mas­sal tersebut akan me­libatkan empat jorong yang ada di kenagarian Pasir Talang Barat. Diantaranya, Lun­dang, Batang Lawe Ba­rat, Batang Lawe Timur dan jorong Sungai Cangka. “Ma­syarakat sangat peduli akan kebersihan ling­ku­ngan,” tegasnya.

Tidak hanya melibatkan unsur masyarakat, dalam goro massal tersebut juga melibatkan aparat dari ke­polisian, TNI dan organisasi pemuda yang ada. “Adapun jumlah penduduk sekitar 2.700 orang dengan mata pencarian sebagai petani dan pedagang,”tandasnya.

Pihaknya saat ini me­mi­liki satu unit becak motor untuk me­ngu­m­pulkan sam­pah rumah tang­ga. “Cu­man kami ma­­­sih ter­ken­da­la tempat pem­buangan sam­­pah ka­rena tidak ada­nya kon­­tainer pe­nam­pung sam­­pah. Jika ada kontainer sam­pah mini­mal satu unit di nagari tentu akan lebih maksi­mal,” harapnya.

Untuk mengatasi per­masalahan tempat pem­buangan sementara sampah, pihanya pernah me­ng­up­a­yakan melalui kantor Ling­kungan Hidup kabupaten tapi belum ada realisasi. “Semoga saja, dalam waktu dekat bisa dire­a­li­sasikan,” pintanya.

Selain itu, pihaknya juga terus berupaya me­wujudkan nagari yang aga­mais dan relegius sesuai dengan visi dan misi pe­merintah dae­rah. “Bahkan Badan Kontak Majelis Ta­klim (BKMT) yang ada telah berperan aktif sejak 2014, jadi peng­gerak se­tiap kegiatan ke­agamaan di kenagarian,” terangnya.

 

 

 

 

 

 

 

 

Haluan

 

Posting Lainnya:

« Kembali