^ Ke Atas
 
 
Anda berada di: Depan > Post
Kerajinan Bambu Hitam Laris Manis
Diposting pada: 2011-12-09 04:52:03 | Hits : 267 | Kategori: SKPD
 

Kerajinan bambu hitam hasil karya warga binaan cabang rumah tahanan negara (Rutan) Muaralabuh, direspon oleh pasar. Tidak tanggung-tanggung, Bupati Solok Selatan Muzni Zakaria pun terkesima dan menyatakan takjub.


Pertama kali melihat satu set kursi yang dipamer di Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kemarin (8/12) Muzni langsung jatuh hati. Dia pun langsung memesan kursi unik itu satu set. Ia mengatakan tidak menyangka kalau tanaman bambu hitam terdapat di Solok Selatan.


“Setahu saya bambu hitam hanya ada di pulau Jawa,” ujarnya saat peresmian gedung Dekranasda, Kamis (8/12). Ia pun menghimbau kepada seluruh masyarakat dan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), agar membudidayakan bambu hitam. Sehingga dapat menjadi komoditi andalan yang unik dari Solsel.


Sementara itu,  Kacab Rutan Muaralabuh Yulsayfari Indera Putra menyatakan cukup senang atas apresiasi dari Pemkab, terhadap karya warga binaannya. Pihaknya akan melakukan kerjasama dengan Dekranasda, terutama dalam hal pemasaran kursi dengan bahan baku bambu hitam tersebut. Setelah mengetahui respon dari masyarakat luas, tahanan yang membuat kerajinan itu pun tampak bersemangat.


“Nanti kita akan pamerkan satu set lagi di Dekranasda. Kalau yang sekarang sudah dibawa sama Ibu Bupati,”ujarnya.
Meski kualitasnya bagus dan teruji, bambu hitam termasuk material yang cukup unik dan langka. Bahkan pihak Rutan pun kesulitan untuk mendapatkannya. Satu-satunya suplai bambu hitam saat ini, adalah dari Sungaiaro, Kecamatan Sangir. Satu batang bambu hitam dijual seharga Rp15.000. Harga ini termasuk ongkos angkut hingga ke pinggir jalan raya.


“Untunglah berkat bakat dan keterampilan yang dimiliki oleh warga binaan di sini, sehingga setiap potongan  bambu hitam tidak ada yang terbuang. Dan dibuat memiliki nilai,” kata Indera. Sumber: Padang Ekspres

 

Posting Lainnya:

« Kembali