^ Ke Atas
 
 
Anda berada di: Depan > Post
ERROR TYPE III DAN GAYA KEPEMIMPINAN LOKAL DI INDONESIA
Diposting pada: 2012-01-31 13:07:01 | Hits : 190 | Kategori: Koleksi Harvard
 

Oleh : Ir. Said Alkhudri, MM
(Peserta Diklat Transforming Leader In Indonesia, Angkatan I)

Pada Sessi pertama hari terakhir dalam pembelajaran di Havard Kennedy School, Prof. Amy C. Edmonson membahas tentang meledaknya pesawat ulang-alik CHALLENGER  diatas samudera Atlantik setelah 2 menit diluncurkan pada tahun 1986.

NASA sebagai Badan Ruang Angkasa Amerika telah mengontrak Perusahaan MORTON THIOKOL untuk rancangan SRB, yaitu salah satu komponen dari Pesawat Ulang-alik Challenger. Rancangan SRB tersebut mengandalkan O-Ring untuk mengikat komponen berukuran besar.

Missi Chalengger telah di tunda beberapa kali, sehingga pemimpin  NASA merasa perusahaan MORTON THIOKOL sebagai penyebab pengunduran-pengunduran ini.

Pada tanggal 27 Januari 1986 terjadilah proses pengambilan keputusan peluncur Challenger yang penuh emosional.

Insinyur BOISJOLY dari THIOKOL telah mengingatkan bahan O-Ring akan meleleh pada suhu 29o F.Jika prediksii cuaca peluncuran oleh Angkatan Udara Amerika benar.
LARRY MULLOY pemimpin NASA dan Stafnya mengklaim Boisjoly terlalu Vokal dan ini bisa mengancam jadwal  peluncuran Challenger yang telah ditetapkan. Beberapa atasan MULLOY yang mendiskreditkan pendapat Boisjoly antara lain:
1.    Dengan kondisi O-Ring saat ini ,beberapa peluncuran  sebelumnya ternyata aman.
2.    Rusia meluncurkan pesawat ulang-alik juga dengan kondisi pengikisan O-Ring yang lebih parah.
3.    Jangan-jangan Boisjoly ditumpangi kepentingan pihak lain yang menginginkan peluncuran Challenger ditunda.

Rapat tanggal 27 Januari 1986 tersebut memutuskan peluncuran Challanger tetap dilaksanakan sesuai dengan jadwal yang ditetapkan.
Kenyataan pahit yang diterima NASA atas arogansi sendiri terjadi, pesawat ulang-alik Challenger meledak di angkasa setelah 2 menit peluncuran, dan kepingan-kepingan pesawat ditemukan jatuh tersebar di laut atlantik dengan 9 astronot di dalamnya.
Dunia Antariksa terpukul.

Sebuah Error Type III terjadi dalam proses pengambilan keputusan di NASA.
Prof. Amy menyajikan kasus ini dengan bantuan Video rekaman secara apik sekali, telah membuat para peserta pembelajaran terbangun dari praktek arogansi selama ini mungkin sering terjadi dalam Pemerintahan Daerah.

Error Type III adalah istilah kalimat yang maksudnya “melaksanakan keputusan yang salah” yang dimulai dengan  “Identifikasi masalah yang salah”
Disadari atau tidak, para pemimpin Pemerintah di Daerah berpeluang bisa terjebak menangani masalah yang salah, seperti dilakukan LARRY MULLOY dalam peluncuran Shuttle Space Chalenger tahun 1986.

Bermula dalam proses pengambilan keputusan, intervensi pimpinan sering mematahkan dan mementahkan seluruh proses pengambilan keputusan yang sudah berjalan sesuai dengan mekanisme dari bawah.

Sebuah kasus di sebuah Pemerintah Kota; ketika Sekretaris Kota memimpin rencana kegiatan Hari Ulang Tahun Kota yang dihadiri dari SKPD dan Kepala Unit, mekanisme rapat berjalan bagus. Saran, usul dan ide muncul dengan cerdasnya. Kesimpulannya sudah mengena kepada kegiatan-kegiatan ya ng melibatkan banyak rakyat, seperti lomba olahraga ditingkat kelurahan dan sebagainya.

Tetapi ketika dipenghujung rapat Pak Walikota masuk, beliau langsung memberikan arahan kepada peserta, termasuk menentukan kegiatan-kegiatan Hari Ulang Tahun Kota yang harus dilaksanakan SKPD tanpa Reserve. Tetapi arahan Walikota lebih kepada pertandingan Golf antara Eksekutif-Legislatif, upacara dan malam resepsi. Semua keputusan Rapat sejak pagi yang dipimpin Sekretaris Kota menjadi mentah.

Error Type III terjadi dimana-mana dalam penetapan Kebijakan Pembangunan di Daerah. Suatu kebijakan publik akan berkonsekwensi terhadap pengguanaan sumberdaya publik seperti anggaran, personil, peralatan, ruang dan waktu. Bayangkan kalau kebijakan publik yang diputuskan pemimpin Daerah itu suatu keputusan yang salah, berapa alokasi sumberdaya publik yang akan terbuang sia-sia.

Error Type III sering lahir dari arogansi para pemeimpin. Prof. Amy. C. Edmonson telah membangunkan 19 Bupati/ Walikota peserta Angkatan I. Transforming Leader in Indonesia dalam sessi ini, dengan mengangkat kasus peluncuran Shuttle Space Challenger oleh NASA.
Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota adalah ujung tombak dari reformasi di Indonesia. Sehingga Transformasi kepemimpinan ditingkat Kabupaten/Kota dapat merubah wajah Republik Indonesia tercinta ini.

 

Posting Lainnya:

KOMENTAR

« Kembali