^ Ke Atas
 
HEADLINE:
2017-05-28 12:15:35 - Rp 9,8 Miliar Jalan Tembus Abai – Dharmasraya Selesai Lelang <0> 2017-05-27 12:02:05 - Sambut Ramadan, Warga di Solsel Ini Panjat Pinang <0> 2017-05-26 08:54:58 - HWB Sapan Maluluang Siap Sambut Tradisi 'Balimau' Masyarakat Solsel <0> 2017-05-26 08:53:58 - Ditargetkan Menghasilkan 86 MW di Tahun 2019, PT SEML Eksploitasi Sumur di Solsel <0> 2017-05-25 10:43:00 - Ini Penyebab Listrik Sering Mati di Solok Selatan <0>
 

BERITA FOTO

2017-05-15 : Road Show Jurusan Ilmu Administrasi Publik

Road Show Jurusan Ilmu Administrasi Publik fakultas Unand

Anda berada di: Depan > Post
Tim Pora Amankan Dua WNA Asal Tiongkok
Diposting pada: Minggu, 19/03/2017 | Hits : 50 | Kategori: Daerah
 

Tim Pora yang terdiri dari Polri, TNI, Imigrasi dan Pemerintah Daerah mengamankan dua orang Warga Negara Asing (WNA) asal Tiongkok yang diduga ingin melakukan penambangan liar di Solok Selatan, Sumatera Barat, Jumat malam.

Kapolres Solok Selatan AKBP Ahmad Basahil melalui KBO Intelkam KBO Intel Polres Ipda Kukuh wibowo, di Padang Aro, Sabtu, mengatakan, penangkapan dilakukan langsung oleh pihak Imigrasi dengan TNI di lokasi pertambangan emas liar diduga sedang melakukan survei lokasi.

"Kami sudah melakukan pencarian di lokasi tambang sejak pagi tetapi tidak ditemukan dan karena hampir Maghrib petugas keluar karena logistik yang dibawa tidak mencukupi dan saat itu petugas imigrasi masuk bersama TNI dan berhasil menemukan WNA tersebut," kata dia.

Dia mengatakan, kepolisian belum sempat memeriksa WNA tersebut karena lansung dibawa Imigrasi ke Padang.

Unit Intel Kodim 0309 Solok Sertu Deni yang turun ke lokasi mengatakan, kedua orang asing yang diamankan yaitu Lu Shiping dan Qin Qibiao di lokaso Pt Andalas Merapi Timber (PT AMT) yang berjarak sekitar 25 kilometer dari pusat ibukota Solok Selatan Padang Aro.

"WNA kita amankan bersama imigrasi Jumat pukul 20.00WIB di lokasi pertambangan emas liar dan mereka lansung dibawa ke kantor Imihrasi untuk diproses," kata dia.

Selain itu kata dia, pihaknya juga mengamankan satu orang lagi WNI yang bertugas sebagai penerjemah atas nama Iyot Hermawan Siantar.

Saat diperiksa kata dia, Visa yang digunakan adalah visa turis tetapi mereka malah kekawasan tambang emas liar.

"Dugaan sementara mereka menyalahgunakan visa kunjungan," kata dia.

"Kami mengantarkan ketiga pelaku sampai ke Imigrasi demi keamanan," kata dia. (*)

 

 

 

 

 

 

 

ANTARASUMBAR

 

Posting Lainnya:

« Kembali