Tanaman Pangan dan Hortikultura
Kabupaten Solok Selatan merupakan salah satu kabupaten yang memiliki produktivitas tanaman pangan relatif tinggi dari tahun ke tahun. Produksi padi pada tahun 2011 sebesar 124.764 ton mengalami penurunan sebesar 22.902 ton dari tahun 2010. Penurunan produksi padi sejalan dengan menurunnya luas panen padi pada tahun 2011. Sehingga produktifitas tanaman padi menjadi 48,09 kuintal per hektar.
Luas panen tanaman jagung mengalami peningkatan yang sangat besar menjadi 1.663 hektar dengan produksi sebesar 4.529 ton pada tahun 2011. Sedangkan luas panen tanaman kedelai menjadi 111 dengan produksi sebesar 121 ton. Produksi tanaman kedelai ini mengalami penurunan yang cukup besar jika dibandingkan dengan tahun 2010( tabel).
|
Tabel Statistik Tanaman Pangan Kabupaten Solok Selatan, 2009 s.d 2011 |
|||||
|
Uraian |
Satuan |
2009 |
2010 |
2011 |
|
|
Padi |
|||||
|
Luas Panen |
(ha) |
20 643 |
26 645 |
25 944 |
|
|
Produksi |
(ton) |
105 814 |
147 666 |
124 764 |
|
|
Jagung |
|||||
|
Luas Panen |
(ha) |
1 075 |
558 |
1 663 |
|
|
Produksi |
(ton) |
1 224 |
2 176 |
4 529 |
|
|
Kedelai |
|||||
|
Luas Panen |
(ha) |
77 |
54 |
111 |
|
|
Produksi |
(ton) |
116 |
810 |
121 |
|
|
Kacang Tanah |
|||||
|
Luas Panen |
(ha) |
323 |
251 |
676 |
|
|
Produksi |
(ton) |
458 |
351 |
892 |
|
|
Kacang Hijau |
|||||
|
Luas Panen |
(ha) |
64 |
52 |
91 |
|
|
Produksi |
(ton) |
70 |
520 |
102 |
|
|
Ubi Kayu |
|||||
|
Luas Panen |
(ha) |
135 |
101 |
209 |
|
|
Produksi |
(ton) |
1 979 |
1 474 |
2 367 |
|
|
Ubi Jalar |
|||||
|
Luas Panen |
(ha) |
75 |
77 |
124 |
|
|
Produksi |
(ton) |
981 |
910 |
1 815 |
|
|
Sumber: Solok Selatan Dalam Angka 2012 |
|||||
Apabila dilihat dari segi produktivitas tanaman pangan secara umum, ubi jalar merupakan komoditas yang memiliki nilai produktivitas paling tinggi yaitu sebesar 146,37 kuintal per hektar. Kemudian diikuti oleh produktifitas ubi kayu sebesar 113,25 kuintal per hektar
Peternakan dan Perikanan
Dengan dukungan lahan yang luas untuk pemeliharaan ternak, sektor peternakan di Kabupaten Solok Selatan sangat potensial untuk dikembangkan, terutama ternak besar seperti kerbau, sapi dan kambing. Permasalahannya saat ini pemeliharaan ternak besar belum dikelola secara baik dengan pendekatan bisnis, sebagian besar masyarakat masih memelihara ternak dengan cara tradisional. Jumlah populasi sapi potong pada tahun 2011 telah mencapai 7.663 ekor. Sementara untuk kerbau berjumlah 6.999 ekor, kambing 8.395 ekor.
