UTAMA MELIHAT KEINDAHAN PANORAMA PUNCAK BANGUN REJO, SOLOK SELATAN, KEBUN KOPI AJANG SELFIE

Ade Eka Selasa, 30/05/2017 Daerah 385 hits

Kabupaten Solok Selatan (Solsel) Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) tersohor sebagai kawasan Seribu Rumah Gadang. Daerah yang berjuluk Sarantau Sasurambi juga  terkenal dengan keindahan panorama alamnya yang asri seperti pemandian air panas dan pendakian gunung Kerinci. Baru-baru ini muncul lagi destinasi wisata baru. Masyarakat menyebutnya Puncak Bangun Rejo (BRJ). Seperti apa keindahannya?

Salah seorang pengunjung tengah selfi di Puncak Bangun Rejo/ Putra Susanto

Puncak BRJ merupakan kawasan kebun kopi warga yang berada di Jorong Bangun Rejo Nagari Lubuk Gadang Selatan Kecamatan Sangir. Kebun kopi dengan luas sekitar tiga hektare milik Zulham, Sarto dan Mar, warga Jorong Bangun Rejo itu, berhasil menyihir dan memanjakan mata pecinta alam yang berkununjung ke sana.

Lokasi tersebut selama satu tahun belakangan ini, tengah digandrungi kawula muda sebagai kunjungan wisata baru dan tempat Kongkow melewati akhir pekan. Puncak BRJ juga sangat cocok dan menarik bagi pengunjung untuk berselfi ria dengan menawarkan lanskap negeri di atas awan.

Viem negeri di atas awan/ Putra Susanto

"Lokasinya dekat, panorama alamnya indah, pokoknya seru buat kumpul bercengkrama sama teman, dan yang pastinya bisa selfie," ujar Mirna, salah seorang pengunjung puncak BRJ usai berselfie ria, kemarin.

Tak hanya kaum muda, tempat ini juga banyak dijadikan sebagai wahana liburan keluarga, tempat untuk mencari ketenangan akibat berbagai aktifitas yang dirasakan. "Untuk liburan bersama keluarga, tempatnya tidak jauh dan bagus," ujar Hari didampingi keluarga yang tengah liburan.

Sekilas terlihat wisata kebun kopi tersebut terkesan biasa saja. Namun, beberapa tempat duduk pondok layang dan tiga titik sport foto selfie dengan latar negeri di atas awan yang disediakan pemilik lahan, menjadi daya tarik tersendiri bagi para pengunjung.

"Lokasi ini ramai dikunjungi sekitar satu tahun lalu, saat jalan Provinsi dari Bangun Rejo menembus Golden Arm di buka baru," ujar Zulham, salah seorang pemilik lahan kopi di puncak BRJ yang langsung bertindak sebagai pengelolanya.

Negeri di atas awan/ Putra Susanto

Pengunjung yang ingin menuju lokasi tersebut tidak membutuhkan trek yang begitu sulit. Berjarak 6 km dari kantor Bupati Solsel atau lewat Golden Arm, pengunjung tinggal lurus untuk sampai di puncak Bangun Rejo.

Bagi pecinta pegunungan yang akan mendaki Gunung Kerinci, juga sangat mudah menemui lokasi ini, objek kebun kopi tersebut terletak dekat dengan jalur pendakian gunung Kerinci tepatnya di kaki Bukit Bontak di Bangun Rejo.

"Awalnya kita hanya bikin warung dan pondok makan, namun banyak pengunjung yang hobi berselfie, maka kita bangunlah spot photo, tujuannya supaya pengunjung lebih nyaman kalau lagi makan dan bagi yang hendak selfie bisa bebas," tuturnya.

Sebelumnya, sambung Zulham, tidak ada pikiran untuk membuat daya tarik pengunjung. Dirinya hanya sekedar ingin membuka warung karena berada di jalan lintas yang baru dibuka.

Namun, ia tidak menyangka akan melayani ratusan pengunjung yang datang, bahkan saat ini ia mesti dibantu oleh enam orang karyawannya. "Sehari jumlahnya bisa mencapai  ratusan, apalagi hari libur, kita buka jam 10 pagi hingga jam 18.15 Wib," ujar suami dari Tri Rahayu ini kepada hallosumbar.com.

Perihal kerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Solok Selatan, dirinya mengaku belum berpikir ke arah itu. Namun tidak menutup kemungkinan objek ini akan menjadi daya tarik Pemda untuk menjadikannya sebagai salah satu destinasi wisata baru jika dibenahi lebih baik.

"Kalau untuk itu, kita membuka tangan saja, menyambut jikalau pemerintah ingin mengembangkan tempat ini jadi objek wisata," tuturnya.

Sebelumnya, Pemda Solok Selatan melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Solok Selatan, menilai Bangun Rejo memiliki potensi menjadi kota satelit pariwisata karena memiliki sejumlah objek wisata dalam satu kawasan.(Rajo Pasisie)













HALLOSUMBAR

: tanpa label