HANDPHONE PENGUNJUNG RAIB, TOKOH MASYARAKAT SEBUT KAWASAN SRG MINIM PENGAMANAN

Ade Eka Sabtu, 12/08/2017 Daerah 62 hits

Kawasan Seribu Rumah Gadang (SRG) yang berlokasi di Nagari Koto Baru, Kecamatan Sungai Pagu, Solok Selatan (Solsel) Sumatera Barat, merupakan sebuah kawasan yang saat ini menjadi trend dikalangan wisatawan lokal, bahkan Manca Dunia.

Hampir setiap hari tamu berdatangan kelokasi SRG tersebut, tamu-tamu yang datang bukan saja dari kalangan warga biasa, namun sudah ketingkat orang-orang intelektual dari pulau Jawa dan luar Negeri.

Hal ini tentu membawa keberuntunhan bagi Nagari dan pemilik Rumah Gadang (rumah adat minangkabau, red) tersebut.

Pemerintahan Daerah (Pemda) Solsel bekerjasama dengan Dinas Pariwisata Pemuda dan Olah Raga selalu berupaya mendukung, bahkan mengajak semua elemen untuk menggiatkan dan meramaikan kawasan SRG ini.

Belakangan ini, dimana kawasan SRG yang menjadi kebanggan rang (masyarakat, red) Solsel tersebut tidak lagi aman dan nyaman. Pasalnya masih ada tangan-tangan jahil yang bergentayangan di kawasan tersebut dan pengamananpun dinilai masih kurang.

Seperti dialami Ayu, salah seorang mahasiswi Universitas Andalas (Unand) yang sedang melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Jorong Simancuang, Nagari Alam Pauh Duo,Solsel. Dimana Ia terpaksa merelakan Handpone Android kesayangannya di area SRG tersebut, Jumat (11/8/2017)

Diceritakan Ayu, awalnya Ia hendak ke pasar Muaralabuh untuk belanja peralatan dapur. Di tengah perjalanan, Ia bersama Lima orang rekannya menyempatkan diri untuk mengunjungi salahsatu Rumah Gadang di kawasan SRG tersebut.

Tak ingin kehilangan moment, Ia dan kawan-kawan mengabadikan kunjungan tesebut dengan berfoto-foto ria, sementara itu tas yang berisikan Hanphone miliknya di letakan di atas bandu Rumah Gadang tersebut. Naasnya, sekejap saja tas itu lenyap.

" Didalamnya banyak dokumen dan bahan perkuliahan saya pak, saya berharap hanphone tersebut bisa ditemukan," tutur Ayu kepada awak media.

Sontak saja kejadian tersebut membuat heboh warga sekitar, siang itu juga kepala Jorong Kampung Nan Limo, langsung bergerak untuk mencari siapa pelakunya. Sayangnya pencarian tersebut tidak berhasil.

Sementara itu salah seorang tokoh masyarakat di kawasan SRG, Syahrial, menilai bahwa kawasan SRG tersebut memang sangat minim pengamanan.

" Kawasan ini kurang pengamanan saja, kalau yang lainya bagus, " jelasnya.(v)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Oleh: V
http://porosriau.com/…/Handphone-Pengunjung-Raib--Tokoh-Mas

: tanpa label