Padang Aro, (Antaranews Sumbar) - Pemerintah Kabupaten Solok Selatan, Sumatera Barat melakukan pendekatan kekeluargaan kepada masyarakat untuk menerapkan pola hidup sehat dan menyuksekan program Indonesia sehat.

"Kami telah menugaskan bidan desa untuk mendatangi rumah-rumah warga, melakukan pendataan dan menyampaikan cara pola hidup sehat dengan 12 indikator yang didata," kata Kepala Dinas Kesehatan Solok Selatan, Novirman di Padang Aro, Rabu.

Bidan desa yang dilibatkan dalam program ini akan memberi penilaian dan bimbingan teknis serta monev kepada setiap keluarga.

Pendataan yang dilakukan petugas akan menghasilkan tiga indikator yaitu keluarga sakit, prasehat dan sehat.

Kalau hasilnya sakit dan prasehat maka pihaknya akan melakukan intervensi terhadap keluarga tersebut agar mengubah pola hidupnya.

"Target kami pada 2018 bisa mengubah perilaku hidup tidak sehat masyarakat sehingga indeks keluarga sehat bisa meningkat," ujarnya.

Sedangkan 12 indikator yang didata seperti apakah keluarga tersebut sudah melaksanakan program Keluarga Berencana.

Selanjutnya persalinan memakai pelayanan kesehatan, memastikan bayi mendapat empat imunisasi dasar lengkap.

Yang terpenting setiap anggota keluarga sudah mendapat jaminan kesehatan, akses air bersih layak dan jamban sehat.

Selanjutnya penderita gangguan jiwa dipastikan tidak terlantar dan anggota keluarga tidak merokok dalam ruangan.

"Khusus larangan merokok kami juga sudah memiliki perda tapi baru untuk perkantoran pemerintah," katanya.

Dia berharap dengan program tersebut indeks kesehatan Solok Selatan akan terus membaik ke depannya. (*)