Padang Aro, (Antaranews Sumbar) - Bupati Solok Selatan, Sumatera Barat, Muzni Zakaria meminta tokoh masyarakat setempat untuk berperan menangkal radikalisme di lingkungan masyarakat.

"Tindakan radikal itu tidak manusiawi dan menyalahi ajaran agama mana pun, dan saya harapkan peranan semua tokoh masyarakat untuk menangkalnya supaya tidak berkembang di masyarakat," katanya di Padang Aro, Jumat.

Menurut dia, tokoh masyarakat dan agama bisa menangkal radikalisme dengan menyebarkan kedamaian melalui dakwah yang menyejukkan.

Upaya itu harus dilakukan secara terus menerus dan para tokoh agama harus proaktif dalam tugas ini.

Sebagai contoh katanya, tokoh agama bisa meluruskan pengertian tentang jihad kepada masyarakat.

"Mati syahid itu jihad seperti apa, ini perlu dijelaskan kepada umat supaya tidak menyesatkan," ujarnya.

Tokoh agama, Kemenag serta pemerintah daerah harus bersama-sama mencegah paham radikal ini di tengah-tengah masyarakat.

Menurut dia, Islam sangat mencintai perdamaian, persaudaraan, keadilan, akhlak yang baik, kasih sayang dan budi pekerti.

Selain itu Islam mengajarkan membantu kaum duafa, fakir miskin melalui zakat, infak dan sedekah.

"Itulah nilai ajaran Islam yang agung dan luhur bukan membenci dan meneror," katanya.

Sebelumnya Kepala Kepolisian Resor Solok Selatan, AKBP Imam Yulisdianto, S.Ik mengajak masyarakat setempat untuk mewaspadai masuknya paham radikal, karena dapat berujung pada terorisme yang merusak tatanan masyarakat dan bangsa.

"Paham radikal bisa ditangkal melalui peran tokoh masyarakat dengan menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif," katanya.(*)