Padang Aro, (Antaranews Sumbar) - Pemerintah Kabupaten Solok Selatan, Sumatera Barat sudah satu minggu tidak mencetak Kartu Tanda Penduduk (KTP) elektronik karena tinta khusus yang digunakan untuk mencetak E-KTP dalam kondisi habis.

Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Solok Selatan Efi Yandri, di Padang Aro, Senin, mengatakan untuk sementara masyarakat yang ingin mencetak KTP elektronik diganti dengan KTP sementara berupa surat keterangan yang fungsinya sama dengan KTP elektronik.

"Kami sudah memesan tinta cetak KTP elektronik tetapi saat ini stok mereka juga sedang kosong sehingga kami harus menunggu," katanya.

Ia belum bisa memastikan sampai kapan tinta cetak KTP elektronik baru tersedia sebab harus menunggu kabar dari rekanan.

Ia menyebutkan sulit untuk beralih ke perusahaan lain untuk pengadaan tinta sebab yang sudah ditentukan ini bisa dihutang dulu sampai anggaran cair.

"Kami sudah pesan 20 ribbon (tinta) kepada pihak perusahaan dan kalau sudah ada akan langsung dikirimkan," ujarnya.

Dia menjelaskan, anggaran untuk pengadaan tinta cetak KTP elektronik berasal dari Dana Alokasi Khusus (DAK).

Akan tetapi katanya, saat ini dana untuk pembelian tinta cetak KTP elektronik juga sudah habis sehingga pihaknya melakukan pergeseran anggaran.

"Anggarannya sudah habis sehingga dilakukan pergeseran anggaran oleh sebab itu guna pembeliannya dihutang dulu," ujarnya.

Disdukcapil setempat juga sudah mengumumkan di kantornya soal habisnya tinta cetak KTP elektronik.

Sedangkan jumlah penduduk Solok Selatan sebanyak 177.462 jiwa dan wajib KTP 124.910 orang dan yang sudah melakukan perekaman data sebanyak 101.631 orang. (*)