Padang Aro, (Antaranews Sumbar) - Pemerintah Kabupaten Solok Selatan, Sumatera Barat, meraih predikat opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Kementeian Keuangan Republik Indonesia untuk kedua kalinya atas penyajian Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD).

Sertifikat penghargaan diserahkan oleh kepala Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Solok, Junaidi dan diterima langsung oleh Bupati Solok Selatan Muzni Zakaria di Aula Sarantau Sasurambi, di Padang Aro, Rabu.

"Tidak mudah mendapatkan ini, 14 tahun usia kabupaten itu, tujuh tahun disclaimer baru dua kali WTP yakni LKPD 2016 dan 2017, dan ini terasa istimewa karena diserahkan tanggal 10 Oktober 2018 bertepatan dengan hari lahir saya ke 64 tahun," Kata Bupati Solok Selatan, Muzni Zakaria.

Ia mengajak seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di daerah tersebut agar lebih semangat bekerja untuk mewujudkan opini WTP setiap tahunnya.

"Mendapat WTP adalah harapan setiap daerah, mari lebih semangat lagi bekerja agar kita mampu memenuhi target WTP lima tahun beruntun yang sejalan dengan terwujudnya masyarakat Solok Selatan sejahtera dan religius," ujarnya.

Ia berterima kasih atas kerja keras seluruh OPD sehingga laporan keuangan WTP ini bisa diraih kembali untuk yang kedua kalinya.

"WTP kedua ini didapat karena kerja sama semua pihak, untuk itu WTP ini dpersembahkan kepada masyarakat Solok Selatan," ujarnya.

Kepala KPPN Solok, Junaidi mengatakan penyerahan sertifikat WTP diserahkan atas nama Menteri Keuangan dan ia diperintahkan untuk menyerahkan laporan keuangan WTP tersebut ke Pemkab Solok Selatan.

"Pesan Ibu Menteri Sri Mulyani mudah-mudahan Pemerintah Kabupaten Solok Selatan dapat mempertahankan WTP ini sehingga berlanjut ke WTP berikutnya," katanya.

Ulang Tahun Bupati Muzni sendiri diperingati secara spontan di aula Kantor Bupati dengan sederhana dan penuh kekeluargaan.

Turut hadir mendampingi Bupati, Ketua TP-PKK Hj. Suriati Muzni, Sekdakab Yulian Efi, Asisten dan para OPD.

Tidak hanya para ASN, para Tenaga Kontrak Daerah dan Petugas Cleaning Service (Kebersihan Kantor Bupati) juga ikut berbaur dalam acara tersebut.

Muzni Zakaria lahir di Muaro Labuah 10 Oktober 1954 dari pasangan H Zakaria Datuak Rajo Nago (alm) dan Hj Ummi Kalsum (alm). Ulang Tahun ke 64 pada 10 Oktober. Sehingga di hari yang istimewa ini menjadi yang lebih indah, karena kadonya adalah laporan keuangan WTP. (*)