Padang Aro, (Antaranews Sumbar) - Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten/Kota se-Sumatera Barat akan ikut melakukan perekaman data dan cetak KTP-E masyarakat Solok Selatan dalam Pekan Dukcapil Sumbar pada 8-11 November 2018.

"Semua Kabupaten/Kota secara bersama-sama ikut melakukan rekam data dan cetak KTP-E masyarakat Solok Selatan. Perangkat perekaman, cetak dan server dibawa langsung Kabupaten/Kota asal dengan target capain 100 persen," kata Kepala Disdukcapil Solok Selatan, Efi Yandri di Padang Aro, Senin.

Setiap operator sudah sepakat tidak hanya merekam data masyarakat saat jam kerja, tetapi disesuaikan kondisi setempat.

Sebagai contoh katanya, masyarakat ramai saat sore hari maka pelayanan dilaksanakan mulai sore hingga malam, dan tidak hanya terfokus saat jam kerja.

Untuk program pekan Dukcapil Sumbar akan dilaksanakan di tiga Kecamatan yaitu Koto Parik Gadang Diateh, Sungai Pagu dan Pauah Duo.

Alasan pemilihan Solok Selatan sebagai lokasi program ini adalah capaiannya yang paling rendah di Sumbar.

Berdasarkan Data Kependudukan Bersih (DKB) semester I 2018, Kemdagri sampai kondisi 17 April 2018 yang sudah berumur 17 Tahun di tiga Kecamatan tersebut terdapat 12.360 masyarakat belum rekam data, dengan rincian Sungai Pagu 3.826 orang, Pauah Duo 2.603 orang dan Koto Parik Gadang Diateh 5.931 orang.

Dari tiga Kecamatan itu terdapat 19 Nagari dimana 11 di Sungai Pagu dan masing-masing empat di Koto Parik Gadang Diateh dan Pauah Duo.

"Untuk pelaksanaan program ini dilakukan di 20 titik yaitu satu per nagari ditambah satu di ruang terbuka hijau Muaralabuh," katanya.

Dia menyebutkan, tugas Solok Selatan saat kegiatan itu bagaimana masyarakat yang belum rekam KTP-E bisa datang semua ke lokasi.

Untuk itu pihaknya sudah melaksanakan rapat koordinasi dengan Camat, Wali Nagari beserta KPU sehingga target 100 persen bisa dicapai.

KPU katanya, akan ikut memanfaatkan jaringannya di tingkat bawah seperti PPK untuk mendatangkan orang yang belum rekam data.

Pihaknya juga sudah menyebar undangan untuk 12 ribu orang yang belum rekam data di tiga kecamatan yang dibagikan wali nagari dan PPK.

Dia menjelaskan, pelaksanaan kegiatan harus di tempat yang ada jaringan internet sebab dilakukan secara daring.

Untuk Nagari Pakan Rabaa Timur tidak bisa dilaksanakan di kantor wali nagari tetapi dipilih lokasi yang ada jaringannya.

Guna ketersediaan jaringan dan listrik pihaknya sudah menyurati PT Telkom dan Perusahaan Listrik Negara (PLN) agar saat pelayanan tidak ada gangguan.

Kondisi server Dukcapil juga akan dilakukan pengecekan oleh tim pusat serta juga ada tim jaringan dari pusat.

Untuk ribbon atau tinta cetak KTP el sudah ada 10 ribbon di Solok Selatan dengan kapasitas bisa mencetak 5.000 lembar KTP-E, sedangkan pelayanan ada di 20 titik sehingga dipinjamkan oleh pusat 10 lagi dan awal November akan dijemput pihak provinsi.

Kondisi 31 September 2018 Jumlah penduduk Solok Selatan sebanyak 179.746 orang dengan wajib KTP 128.037 orang, yang sudah rekam 102.350 orang dan sisanya 25.687 belum rekam data.

Sebelumnya Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Kependudukan dan Pencatatan Sipil Sumbar, Novrial mengatakan, capaian tertinggi rekam data KTP-E direalisasikan oleh Kota Sawahlunto yang telah melakukan perekaman 98,38 persen, dan terendah Kabupaten Solok Selatan yang baru mencapai 80,05 persen.

Rekam data KTP elektronik di Sumbar mencapai 91,3 persen atau 3,53 juta dari 3,87 juta orang dan akan dituntaskan menjadi 100 persen pada akhir 2018.

"Kita lakukan percepatan di tingkat kabupaten dan kota agar target tercapai," katanya. (*)